Pengertian & Sejarah Komputer

A. Pengertian Komputer
Siapa yang tidak kenal dengan komputer? Suatu perangkat canggih yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti mengetik, mendengarkan musik, nonton film, berinternet, mendesain, mengedit foto dan video, main game, dan sebagainya.
Bagi sebagian orang, komputer sudah menjadi kebutuhan pokok dan tidak terpisahkan dari pekerjaan. Berbagai bidang pekerjaan membutuhkan komputer, seperti perkantoran, desain grafts, animasi film, analis data, dan sebagainya. Lalu, apakah definisi komputer itu sendiri?
Banyak ahli yang mendefinisikan secara berbeda tentang komputer. Namun pads intinya, komputer adalah rangkaian elektronik yang berfungsi menerima input, memproses input, menyimpan hasil pemrosesan, dan menghasilkan output atau informasi.
Secara umum, cars kerja komputer digambarkan sebagai berikut.

untitled

Untuk dapat mengolah data dan menghasilkan suatu informasi, diperlukan sistem komputer yang elemennya terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan pengguna (brainware). Ketiga elemen ini harus Baling berhubungan dan membentuk kesatuan.
1.    Hardware adalah bagian komputer yang berwujud fisik, dapat dilihat dan dipegang. Contohnya mouse, keyboard, CPU (central processing unit), motherboard, monitor, dan lain-lain.
2.    Software adalah bagian komputer yang tidak ada wujud fisiknya clan tidak dapat dipegang. Kita hanya bisa memegang alat penyimpannya, misal CD/DVD, harddisk, flashdisk, dan sebagainya. Contoh software adalah sistem operasi Windows, Microsoft Office, CorelDRAW, Winamp, dan lain-lain.
3.    Brainware adalah orang yang mengoperasikan komputer.

B. Penggolongan Komputer
Komputer dapat cligolongkan berdasarkan data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya.
1. Berdasarkan data yang diolah
a.    Komputer analog
Merupakan suatu jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data kualitatif. Data yang ada bukan merupakan simbol, tetapi masih merupakan suatu keaclaan.
b.    Komputer digital
Merupakan suatu jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif (sangat banyak jumlahnya). Data dari komputer digital biasanya berupa simbol yang memiliki arti tertentu.
Kelebihan komputer digital dibandingkan dengan komputer analog adalah: Memproses data lebih tepat dibandingkan dengan komputer analog. Dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan oleh proses.
Dapat melakukan operasi logika, yaitu membandingkan dua nilai dan menentukan hasilnya.
-    Data yang telah dimasukkan dapat dikoreksi atau dihapus.
-    Output dari komputer digital dapat berupa angka, huruf, grafik, maupun gambar.
Contoh jenis komputer ini adalah komputer desktop, kalkulator, mesin ATM, dan sebagainya.
c.    Komputer hibrid
Merupakan jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif. Komputer hibrid jugs bisa dikatakan sebagai gabungan dari komputer analog dan digital.

2. Berdasarkan penggunaannya
a.    Komputer untuk tujuan khusus (special purpose computer)
Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan suatu masalah yang khusus, biasanya berupa satu masalah saja. Komputer ini dapat berupa komputer digital maupun komputer analog. Contohnya, komputer yang digunakan untuk kasir.pada supermarket.
b.    Komputer untuk tujuan umum (general purpose computer)
Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan bermacam-macam masalah dengan menggunakan program yang bermacam-macam pula. Contohnya, komputer personal (PC) yang biasa kits gunakan.
3. Berdasarkan kapasitas dan ukurannya
a.    Komputer mikro (micro computer)
Komputer mikro disebut juga komputer personal (personal computer). Komputer mikro umumnya digunakan untuk pemakai tunggal (single-user).
b.    Komputer mini (mini computer)
Komputer mini dapat digunakan untuk banyak pemakai (multi-user). Hal ini memungkinkan karena sebuah komputer mini mempunyai beberapa terminal yang dapat digunakan bersama-sama oleh banyak pemakai.
c.    Komputer kecil (small computer)
Saat ini komputer kecil banyak menggunakan sistem multi-programing, multiprocessing, clan virtual storage, Berta multi-user dengan jumlah terminal sampai dengan ratusan bush.
d.    Komputer menengah (medium computer)
Komputer menengah dapat mempunyai bermacam-macam alat input atau output. Biasanya komputer ini digunakan untuk komunikasi data dengan ratusan terminal yang terpisah Bari pusat komputernya.
e.    Komputer besar (large computer)
Komputer besar disebut juga mainframe computer karena bentuk fisiknya besar seperti lemari. Komputer jenis ini digunakan pads perusahaan besar yang mempunyai ratusan kantor cabang, di mans tiap-tiap kantor cabang mempunyai terminal dihubungkan dengan pusat komputernya.
f.    Komputer super (super computer)
Komputer super disebut juga parallel processor, merupakan komputer mainframe yang mempunyai banyak prosesor yang dipasang secara paralel.
untitled2
4. Berdasarkan generasinya

a.    Komputer generasi pertama (1946-1959)

Tahun 1946 merupakan awal dari komputer generasi pertama. Ditandai dengan ditemukannya tabung hampa udara sebagai alat penguat sinyal. Ciri dari komputer generasi pertama adalah menggunakan tabung hampa udara. Komputer elektronik yang pertama di dunia adalah ENIAC. Pada komputer tersebut terdapat 18.800 tabung hampa udara dan berbobot 30 ton.

untitled3~1

Tabung hampa udara    Komputer generasi pertama ENIAC

b.    Komputer generasi kedua (1959-1964)
Komputer generasi kedua ditandai dengan digunakannya transistor menggantikan tabung hampa udara. Komputer generasi ini dapat melakukan pekerjaan sepuluh kali lebih cepat dari pendahulunya.
Contoh komputer generasi kedua lainnya, antara lain NCR Serie 304, MARK IV, UNIVAC III, UNIVAC SS80, 5590, IBM 7070, 7080, 1400, dan 1600.

untitled4
Rangkaian transistor    Komputer generasi kedua IBM 7070

c.    Komputer generasi ketiga (1964-1970)
Ciri komputer generasi ketiga adalah digunakannya IC (integrated circuit). Komputer-komputer ini dapat melakukan sejuta perhitungan per detik atau 1.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
Komputer pertama yang diperkenalkan pada tahun 1964 dan menggunakan IC adalah IBM S-360.

untitled5

IC (integrated circuit)    Komputer generasi ketiga IBM S-360

d.    Komputer generasi keempat (1970–sekarang)
Ciri komputer generasi keempat adalah digunakannya mikroprosesor, yang merupakan pemadatan ribuan IC ke dalam sebuah chip. Mikroprosesor merupakan awal kelahiran komputer personal.

untitled6

Mikroprosesor buatan AMD

Pada tahun 1971, Intel Corp mengembangkan mikroprosesor pertama Chip Intel 4004. Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan komputer personal (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah yang menggunakan sistem operasi MS-DOS.

untitled7         untitled7~1

Mikroprosesor pertama buatan Intel                Komputer generasi keduo IBM S-350

Contoh Karya Tulis

KARYA TULIS

MATERI

QUR’AN DAN HADITS

 

“ MENERAPKAN KEWAJIBAN BERDAKWAH ”

 

 

 

 

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK I

KELAS XII IPA

 

Pembimbimg :

Ferry Wan F.

 

 

 

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ( SMKI )

MASHLAHIYAH MA’ARIF KRECEK BADAS KEDIRI

TAHUN PELAJARAN 2009/2010

 

Kata Pengantar

Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat allah SWT karena berkat limpahan taufiq serta hidayahnya kami dapat membuat karya tulis ini dengan judul “ KEWAJIBAN BERDAKWAH BAGI SETIAP MUSLIM ”. Sholawat serta salam tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang selalu kita harapkan syafaatnya.

Karya tulis ini dibuat untuk melengkapi tugas Al Qur’an Hadits.

Dalam pembuatan karya tulis ini, kami sampaikan terima kasih kepada :

  1. Bapak Drs. Mustaqim, M.Pd.I selaku kepala Sekolah Menengah Kejuruan Islam ( SMKI ) Mashlahiyah Ma’arif Krecek Badas Kediri
  2. Bapak Abdul Rouf, S.H.I selaku guru Al Qur’an Hadits
  3. Ibu Titiek Artiani, SE selaku wali kelas XI
  4. Semua pihak yang telah membantu pembuatan karya tulis ini

Dalam pembuatan karya tulis ini tentu saja masih banyak kekurangan, baik isi maupun cara pengungkapannya. Hal ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman penulis, untuk itu kami sangat menantikan saran-saran dari para pembaca.

Besar harapan kami, karya tulis ini bisa bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca.

Krecek, 18 November 2009

Penulis

 



 

Karya tulis ini telah disahkan dan disetujui oleh guru Qur’an Hadits pada :

Hari              :

Tanggal        :

Mengesahkan

Abdul Rouf, S.H.I

 

 

 

 

DAFTAR ISI

Halaman Judul………………………………………………………………………………..I

Halaman Pengesahan……..……………………………………………………………………II

Kata Pengantar…………….……………………………………………………………….III

Daftar Isi………………….………………………………………………………………..IV

BAB I       PENDAHULUAN…………………………………………………………….1

1.1.   Latar Belakang……………………………………………………………1

1.2.   Rumusan Masalah………………………………………………………..1

1.3.   Tujuan…………………………………………………………………….1

1.4.   Manfaat……………………………………………………………………1

BAB II      PEMBAHASAN……………………………………………………………….2

2.1.         Pengertian Dakwah……………………………………………………………………2

2.2.         Dasar-dasar Kewajiban Berdakwah………………………………………………….2

2.3.         Metode-metode Dakwah………………………………………………………………3

2.4.         Tujuan Dakwah………………………………………………………………………3

BAB III    PENUTUP………………………………………………………………………4

3.1.         Kesimpulan…………………………………………………………………………..4

3.2.         Saran………………………………………………………………………………….4

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………….5


 

BAB I PENDAHULUAN

 

1.1.         LATAR BELAKANG

Dakwah merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk berdakwah dengan metode yang telah dijelaskan dalam Al Qur’an.

Diantara metode-metode tersebut adalah bil hikmah, bil mauidhotil hasanah dan bil mujadalah, metode-metode ini dimaksudkan agar dakwah dapat dicerna dan diterima oleh masyarakat dengan baik.

Selain itu dakwah hendaklah dimulai dari orang-orang yang terdekat yairu keluarga dan krabat agar masyarakat tidak mengira seorang da’i tidak bersikap tegas terhadap keluarganya, sehingga setiap ucapan dan perbuatannya dapat menjadi suritauladan bagi masyarakat.

Melihat begitu pentingnya dakwah tersebut, kami sebagai penulis mengharapkan karya tulis ini dapat menjadi sarana berdakwah serta dapat bermanfaat, khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca dan masyarakat.

1.2.         RUMUSAN MASALAH :

  1. Apakah yang dimaksud dengan dakwah ?
  2. Apa yang menjadi dasar dalam berdakwah ?
  3. Bagaimana metode yang digunakan dalam berdakwah ?
  4. Apa saja tujuan dakwah ?

1.3.                        TUJUAN :

  1. Mengetahui definisi dakwah
  2. Mengetahui dasar-dasar yang digunakan dalam berdakwah
  3. Mengetahui metode-metode yang digunakan dalam berdakwah
  4. Mengetahui tujuan berdakwah

 

1.4.            MANFAAT :

  1. Manfaat bagi pembaca :
    1. Menambah wawasan tentang dakwah
    2. Mengetahui pedoman yang menjadi dasar kewajiban berdakwah
    3. Mengerti metode apa saja yang digunakan dalam berdakwah
    4. Manfaat bagi penulis :
      1. Mengerti lebih jauh tentang dakwah
      2. Mengetahui metode-metode dalam berdakwah
      3. Mengerti apa tujuan dakwah

BAB II PEMBAHASAN

 

2.1.                        Pengertian Dakwah

Dari segi bahasa ( etimologi ) kata dakwah berasal dari bahasa arab yaitu ﺪﻋﺎ – ﯾﺪﻋﻮ –  ﺪﻋﻮﺓ yang berarti ajakan, seruan, panggilan, undangan. Jadi yang dimaksud ilmu dakwah adalah suatu ilmu pengetahuan yang berisi cara-cara, tuntunan bagaimana seharusnya menarik perhatian manusia untuk mengikuti, menyetujui suati pendapat tertentu dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Allah Yang Maha Kuasa demi kebahagiaan dunia akhirat.

Dakwah mempunyai dua unsur, yaitu :

  1. Penerangan, yaitu memberikan pengertian terhadap orang lain mengenai

suatu masalah.

  1. Penyiaran, yaitu memberikan penjelasan-penjelasan terhadap suatu masalah yang

sudah ada pokok permasalahannya, sehingga penjelasannya datang kemudian.

Bagi kaum muslimin dakwah adalah suatu tugas suci yang wajib dilaksanakan, tidak perlu cemas dengan adanya tantangan-tantangan tetapi harus optimis agar cahaya islam tetap terpancar keseluruh penjuru dunia.

2.2.                        DASAR – DASAR BERDAKWAH

Allah memerintahkan kepada nabi Muhammad dan umatnya untuk menyeru manusia agar meng-Esakan Allah dengan mentaati segala perintahNya hal ini berdasarkan firman Allah :

ﻗﻞ ﻫﺬﻩ ﺴﺒﯿﻠﻰ ﺃﺪﻋﻮﺍ ﺇﻠﻰ ﷲۚ ﻋﻠﻰ ﺒﺼﯿﺮﺓ ﺃﻧﺎ ﻮﻣﻦ ﺗﺒﻌﻧﻰۖ ﻮﺳﺒﺣﻦ ﷲ ﻮﻣﺎ ﺍﻧﺎ

ﻣﻦﺍﻠﻣﺷﺮﻜﻴﻦ

Artinya : Katakanlah “ Inilah jalan ( agamaku ), aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak ( kamu ) kepada Allah dengan hujjah yabg nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik ”.

Selain ayat tersebut Allah juga memerintah nabi Muhammad untuk berdakwah dengan cara-cara atau metode yang baik, karena tidak sedikit pantangan dan rintangan yang menghalangi kegiatan dakwah beliau. Hal ini terdapat didalam Q.S. An Nahl ayat 125 :

ﺍﺪﻉ ﺍﻠﻰ ﺴﺑﻴﻞ ﺮﺑﻚ ﺑﺎﺍﻠﺣﻜﻣﺔ ﻮﺍﻠﻤﻮﻋﻈﺔ ﺍﺣﺴﻧﺔ  ۖ  ﻮﺟﺎﺪﻠﻬﻢ ﺒﺎﺍﻠﺘﻰ ﻫﻲ ﺍﺣﺴﻦۚ

ﺍﻦ ﺮﺒﻚ ﻫﻭﺍﻋﻠﻢ ﺒﻤﻥ ﻀﻞ ﻋﻥ ﺳﺒﻴﻠﻪ  ۖ  ﻭﻫﻭﺍﻋﻠﻢ ﺒﺎﺍﻠﻤﻬﺘﺪ ﻴﻥ

Artinya : “ Serulah ( manusia ) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk ”.

2.3.         METODE – METODE DAKWAH

Berdakwah hendaklah menggunakan metode-metode yang baik agar dapat dapat diterima oleh masyarakat luas. Adapun metode-metode yang digunakan untuk berdakwah antara lain :

1.Bil Hikmah ( ﺑﺎﺍﻠﺣﻜﻣﺔ )

Yang dimaksud bil hikamah disini yaitu, hendaklah dakwah berisikan ilmu pengetahuan yang mampu mengungkap faedahnya untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia. Untuk itu seorang da’i harus dapat memilih materi yang sedang dihadapi manusia pada zamannya.

2.Bil Mauidhotil Hasanah ( ( ﺍﻠﻤﻮﻋﻈﺔ ﺍﺣﺴﻧﺔ

Dakwah endaklah dilaksanakan dengan lemah lembut, dengan cara yang baik, dan tidak menimbulkan kekegelisahan dan ketakutan karena merasa dipaksa. Namun boleh juga diselipkan materi pelajaran yang berisikan adzab-adzab dan hukuman yang diancam Tuhan kepada mereka yang sengaja berbuat dosa dan kemungkaran, dengan maksud mereka menghindari perbuatan yang menimbulkan ancaman Tuhan tersebut.

3.Bil Mujadalah ( ﻮﺟﺎﺪﻠﻬﻢ ﺒﺎﺍﻠﺘﻰ ﻫﻲ ﺍﺣﺴﻦ )

Bila dalam dakwah terjadi perdebatan atau bantahan dengan kaum musyrikin atau ahli kitab, hendaklah menjawab bantahan mereka dengan bantahan yang baik. Perdebatan yang baik ialah perdebatan yang dapat menghambat timbulnya hal-hal yang negatif seperti sombong, gengsi, dan lain sebagainya.

2.4.                        TUJUAN DAKWAH

Pada zaman ini, kita atau para da’i berkewajiban untuk menyampaikan atau berdakwah kepada seseorang, baik dimulai dari keluarga dekat, lingkungan sekitar sampai ke khalayak umum. Adapun tujuan berdakwah adalah :

  1. Mengembangkan ajaran agama Islam, maksudnya para da’i dapat mengembangkan ajaran Islam dari satu daerah ke daerah lain sehingga ajran agama Islam ini dapat tersebar luas dansemakin banyak orang-orang yang masuk didalamnya.
  2. Memberikan pengetahuan tentang Islam. Suatu pengetahuan bagi seseorang sangatlah penting terlebih pengetahuan tentang agama.Antara pengetahuan agama maupun pengetahuan umum ahruslah seimbang, oleh karena itu para da’i berkawajiban berdakwah secara terang-terangan.
  3. Mengajak ( Menyeru ) kepada kebaikan. Para da’i dapat mengajak masyarakat untuk Amal Ma’ruf Nahi Munkar, masudnya para da’i dapat mengajak masyarakat untuk menjalankan kebaikan dan meninggalkan semua kemungkaran.

BAB III PENUTUP

3.1.                        KESIMPULAN

  1. Dakwah adalah tuntunan bagaimana seharusnya menarik perhatian manusia untuk mengikuti suatu pendapat tertentu dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai denagn perintah Allah.
  2. Dakwah merupakan kewajiban setiap kaum muslim yang harus dilaksanakan.
  3. Dakwah harus dimulai dari keluarga terdekat sebagaimana yang diperintahkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW.
  4. Cara-cara yang digunakan dalam berdakwah haruslah cara-cara yang sopan dan bijaksana, sehingga tidak menimbulkan kemarahan bagi orang lain.
  5. Dakwah memiliki beberapa tujuan, diantaranya mengajak kebaikan. Dengan adanya dakwah, diharapkan orang yang semula tidak mengerti agama dapat memahami agama dengan baik.

3.2.                        SARAN

Manusia adalah kholifah dimuka bumi ini, maka sudah sepantasnya menjaga tingkah laku dan perbuatan. Selain itu, seorang kholifah mempunyai kewajiban untuk mengarahkan yang dipimpin itu, berarti kita khususnya orang Islam berkewajiban untuk berdakwah dalam arti kita bukan diperintah untuk menjadi seorang da’i atau kyai bahkan ulama’ tetapi kita berkewajiban Amar Ma’ruf Nahi Munkar atau dengan kata lain mengajaka orang lain untuk melakikan kebaikan dan mencegahnya berbuat kejahatan. Sehingga apabila setiap orang merasa mempunyai tanggung jawab terhadap orang lain, ia akan membenahi diri sendiri terlebih dahulu dan kemudian akan terciptalah sebuah ketentraman, kebahagiaan, dan kemaslahatan.

 

 

DAFTAR PUTAKA

Firdos Mujahidin, M.Ag, AL QUR’AN DAN HADIS, Madrasah Aliyah kelas XII, TITIAN ILMU.

CV. AKIK PUSTAKA, Sragen, QUR’AN HADIST Kelas XII.

Contoh Makalah Kelompok Sosial

Pendahuluan

Ilmu Sosial Budaya Dasar mempunyai sebuah penjelasan di dalamnya. Secara sederhana ISBD adalah pengetahuan sosial pada masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

 

 Pembahasan

  1. 1.      KELOMPOK SOSIAL

Definisi kelompok sosial kelompok sosial adalah kumpulan individu yang saling memiliki hubungan dan saling berinteraksi sehingga mengakibatkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan dan rasa memiliki. Sekolah merupakan contoh kelompok sosial. Menurut Robert Bierstedt, kelompok memiliki banyak jenis dan dibedakan berdasarkan ada tidaknya organisasi, hubungan sosial antara kelompok, dan kesadaran jenis. Bierstedt kemudian membagi kelompok menjadi empat macam:

• Kelompok statistik, yaitu kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis di antaranya. Contoh: Kelompok penduduk usia 10-15 tahun di sebuah kecamatan.

• Kelompok kemasyarakatan, yaitu kelompk yang memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial di antara anggotanya.

• Kelompok sosial, yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tetapi tidak terukat dalam ikatan organisasi. Contoh: Kelompok pertemuan, kerabat.

• Kelompok asosiasi, yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran Pihak yang berinteraksi mendefinisikan dirinya sebagai anggota kelompok.

 

  1. CIRI-CIRI KELOMPOK SOSIAL

Ciri-ciri kelompok sosial tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok atau kesatuan manusia yang lain.
  2. Memiliki struktur social
  3. Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan diantara para anggotanya.
  4. Memiliki faktor pengikat.
  5. Adanya interaksi dan komunikasi diantara para anggotanya.

Maka kelompok sosial dapat dibedakan ke dalam dua bentuk, yaitu kelompok sosial kecil dan kelompok sosial besar.

Proses Pembentukan Kelompok Sosial

  1. Faktor-faktor Pendorong Timbulnya Kelompok Sosial
    1. Dorongan untuk mempertahankan hidup
    2. Dorongan untuk meneruskan keturunan
    3. Dorongan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja
    4. Dasar Pembentukan Kelompok Sosial
      1. Kesatuan Genealogis atau Faktor Keturunan
      2. Kesatuan Religius
      3. Kesatuan Teritorial (Community)
      4. Kesatuan Kepentingan (Asosiasi)

 

  1. KLASIFIKASI KELOMPOK SOSIAL
  1. Klasifikasi Kelompok Berdasarkan Solidaritas Antara anggota

Istilah ini dipopulerkan oleh seorang sosiolog yang bernama Emile Durkheim.

  • Solidaritas Mekanik

Solidaritas mekanik adalah solidaritas yang muncul pada masyarakat yang masih sederhana dan diikat oleh kesadaran kolektif serta belujm mengenal adanya pembagian kerja diantara para anggota kelompok.

  • Solidaritas Organik

Solidaritas organik adalah solidaritas yang mengikat masyarakat yang sudah kompleks dan telah mengenal pembagian kerja yang teratur sehingga disatukan oleh saling ketergantungan antaranggota.

  1. Klasifikasi Kelompok Berdasarkan Erat Longgarnya Ikatan dalam Kelompok.

Klasifikasi ini diperkenalkan oleh Ferdinand Tonnies

  • Gemeinschaft (Paguyuban)

Gemeinschaft adalah kelompok sosial yang memiliki ikatan erat dan intim.

  • Gesellschaft (Patembayan)

Gesellschaft adalah kehidupan publik yang bersifat sementara dan semu.

  1. Klasifikasi Kelompok Berdasarkan Indentifikasi Diri
  • In-Group
  • Out-Group
  1. Klasifikasi Kelompok Berdasarkan Hubungan diantara Para Anggotanya.
  • Kelompok Primer

Kelompok Primer adalah kelompok sosial yang memiliki hubungan saling mengenal dan memiliki perasaan kebersamaan.

  • Kelompok Sekunder

Kelompok Sekunder adalah kelompok sosial yang terbentuk karena adanya kepentingan yang sama sehingga kerjasama didasarkan pada hitungan untung rugi.

  1. Klasifikasi Kelompok Berdasarkan Sistem Hubungan
  • Kelompok Formal

Kelompok Formal adalah kelompok yang memiliki sistem hubungan yang sengaja diciptakan, sehingga unsur-unsur dalam suatu organisasi merupakan bagian-bagian fungsional yang berhubungan.

  • Kelompok Informal.

Kelompok informal adalah kelompok yang memiliki hubungan secara pribadi, bersifat erat dan intim.

 

  1. 4.      MASALAH-MASALAH SOSIAL DI MASYARAKAT

Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :

  1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
  2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
  3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dll.
  4. Faktor Psikologis : Penyakit syaraf, aliran sesat, dll.
  5. Faktor Ekonomi, faktor ini merupakan faktor terbesar terjadinya masalah sosial. Apalagi setelah terjadinya krisis global PHK mulai terjadi di mana-mana dan bisa memicu tindak kriminal karena orang sudah sulit mencari pekerjaan.
  6. Faktor Budaya, Kenakalan remaja menjadi masalah sosial yang sampai saat ini sulit dihilangkan karena remaja sekarang suka mencoba hal-hal baru yang berdampak negatif seperti narkoba, padahal remaja adalah aset terbesar suatu bangsa merekalah yang meneruskan perjuangan yang telah dibangun sejak dahulu
  7. Faktor Biologis, Penyakit menular bisa menimbulkan masalah sosial bila penyakit tersebut sudah menyebar disuatu wilayah atau menjadi pandemik.
  8. Faktor Psikologis,Aliran sesat sudah banyak terjadi di Indonesia dan meresahkan masyarakat walaupun sudah banyak yang ditangkap dan dibubarkan tapi aliran serupa masih banyak bermunculan di masyarakat sampai saat ini.

 

Kesimpulan

Kelompok sosial adalah kumpulan individu yang saling memiliki hubungan dan saling berinteraksi sehingga mengakibatkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan rasa memiliki.Interaksi sosial dalam hidup bermasyarakat, akan saling berhubungan dan saling membutuhkan satu sama lain. Kebutuhan itulah yang dapat Manusia dan menimbulkan suatu proses interaksi sosial manusia dalam hidup bermasyarakat, akan saling berhubungan dan saling membutuhkan satu sama lain.Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam yaitu contoh masalah sosial dalam masyarakat.

 

DAFTAR PUSTAKA

AhmadiAbu.IlmuSosial Dasar.Gramedia.Jakarta;2003

http://dhikapriskia.blogspot.com/2011/03/ilmu-sosial-budaya-dasar-makalah-untuk.html diakses tanggal 14 Juni 2011 jam 15.05 WIB

http://mklh2kelompoksosial.blogspot.com/ diakses tanggal 14 Juni 2011 jam 18.12 WIB

Jadwal UAS Genap 2011/2012

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP

TAHUN AJARAN 2011 / 2012

No.

Hari

Mata Pelajaran

Pengawas

Jam

1.

Senin

Fiqih / Bidiyah

Istirahat

Penjaskes

Abdul Rouf, S.Ag

-

Sandra H. Pamungkas.

13.30 – 15.00

15.00 – 15.15

15.15 – 16.30

2.

Selasa

IPS / Ekonomi

Istirahat

Fisika

Titiek Artiani, SE

-

Purbo Busono, S.Pd

13.30 – 15.00

15.00 – 15.15

15.15 – 16.30

3.

Rabu

Aqidah Akhlaq

Istirahat

Matematika

Abdur Rouf, S.Ag

-

Ratna Oktarina

13.30 – 15.00

15.00 – 15.15

15.15 – 16.30

4.

Kamis

Bahasa Inggris

Istirahat

PKN

Titiek Artiani, SE

-

Azizah, S.Pd

13.30 – 15.00

15.00 – 15.15

15.15 – 16.30

5.

Jum’at

Qur’an Hadits / Ta’limul Muta’alim

Drs. Mustaqim, M.Pd.I

13.30 – 15.00

6.

Sabtu

Teknologi dan Informatika

Istirahat

Bahasa Indonesia

Ferry Wan F.

-

Drs. Mustaqim, M.Pd.I

13.30 – 15.00

15.00 – 15.15

15.15 – 16.30

Krecek, 22 Mei 2012

Kepala MAK/SMKI Mashlahiyah Ma’arif

Ttd

Drs. Mustaqim, M.Pd.I

NRG. 000210017615

Pendaftaran Peserta Didik Baru 2012/2013